LOGO
  • Doa tanpa usaha dan perbuatan adalah sia-sia. Jadilah diri yang bijak.. Admin
  • Syukurilah kesulitan. Karena terkadang kesulitan mengantara kita pada hasil yang lebih baik dari apa yang kita bayangkan.. Admin
  • Tersenyumlah dalam situasi apapun, tanpa disadari senyum itu yang akan menguatkanmu.. Admin
  • Karena sesungguhnya kebahagiaan bukanlah hasil, dia merupakan hadiah setelah berusaha.. Admin
  • Berusahalah untuk membuat hati kita selalu damai, agar selalu bisa membahagiakan diri kita sendiri dan orang disekitar kita.. Admin
  • Saat kau mampu memaafkan & tersenyum kepada orang yang menyakitimu, saat itulah kau memastikan bahwa dirimu lebih baik darinya.. Admin
  • Tidak masalah seberapa sering engkau jatuh, yang terpenting adalah seberapa cepat engkau bangkit.. Admin

BERITA

  • Komitmen STIKKU Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok

    Komitmen STIKKU Menjadi Kawasan Bebas Asap Rokok

    13 Nopember 2014 Asep Suyan Ramadhy

    Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-50 pada tanggal 12 November 2014 seluruh civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) berkomitmen mendukung kawasan bebas adap rokok disekitar lingkungan kampus. Komitmen tersebut ditandai dengan melakukan kegiatan cap tangan oleh para civitas akademika kampus STIKKU pada sehelai kain putih. Kegiatan ini mendapatkan anomali yang sangat besar dari seluruh elemen baik para mahasiswa, dosen, maupun pegawai STIKKU. Kita ketahui bahwa rokok memeiliki kandungan sekitar 4000 zat kimia, serta memiliki banyak efek negative bagi kesehatan manusia. Pada tahun 2010, diperkirakan 384.058 orang di Indonesia menderita penyakit terkait konsumsi tembakau. Total kematiannya akibat konsumsi rokok mencapai 190.260 orang atau 12, 7 % dari total Kematian pada tahun 2010. Sebanyak 50 % dari orang yang terkena penyakit terkait rokok mengalami Kematian dini, penyebab Kematian terbanyak adalah penyakit stroke, jantung koroner, kanker trachea, bronchus, dam paru (Riskesdas, 2007).

    Melihat fenomena tersebut, seluruh warga masyarakat Indonesia perlu gerakan bersama dalam rangka mengendalikan konsumsi tembakau di Indonesia.  Oleh karena itu, kampus STIKKU sebagai salah satu elemen bangsa berupaya mendukung pengendalian tembakau tersebut dengan berkomitmen mewujudkan upaya kampus bebas asap rokok. Hal ini sebagai salah satu wujud kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi civitas akademika STIKKU. Kami berharap pada masyarakat khususnya civitas akademika STIKKU dapat lebih meningkatkan sikap awareness nya terhadap permasalahan tembakau, sehingga dapat bersama-sama mewujudkan kampus bebas asap rokok atau kawasan tanpa rokok disekitar lingkungan kegiatan pendidikan lainnya sebagai salah satu upaya pengendalian. Kegiatan tersebut selaras dengan tema HKN tahun ini yaitu “Sehat Bangsaku Sehat Negeriku”.

    Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan. Kehadiran pihak DInkes Kab. Kuningan tersebut tentu sebagai bukti bahwa para stakeholder siap bersama-sama berupaya mengendalikan tembakau, salah satunya dengan mewujudkan dan menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR). Terhitung sejak UU tentang Kesehatan disahkan pada tahun 2009, beberapa daerah telah muncul inisiasi pembuatan aturan mengenai KTR dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup). “Saya yakin STIKKU bisa menjadi  leading dalam upaya mewujudkan adanya Perda atau Pergub tentang KTR di Kab. Kuningan. Tentu saja perlu kerjasama dengan sektor-sektor yang lain. STIKKU sangat terbuka dengan pihak manapun dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.” Ujar Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy ketika menyampaikan apresiasinya dengan adanya kegiatan inofativ tersebut. Hari Kesehatan Nasional bukanlah perayaan ceremonial belaka, namun momentum tersebut merupakan suatu pengingat bagi kita bahwa seluruh bangsa Indonesia perlu terus berusaha meningkatkan derajat kesehatannya sehinga menjadi bangsa dan negeri yang sehat dapat berdaya saing global.

    Oleh : Fitri Kurnia Rahim, SKM

BERITA LAINNYA

Indeks